Memaafkan Jadi Lebih Mudah Setelah Belajar 12 Nilai Dasar Perdamaian

Memaafkan
Foto: Kegiatan Peace Camp Bandung

Memaafkan merupakan salah satu nilai dari 12 Nilai Dasar Perdamaian (NDP), sebuah ideologi dari lembaga Peace Generation. Selain memaafkan, di dalamnya memuat tentang nilai-nilai yang sangat perlu dipahami dalam menjalani kehidupan.

Kita sebagai manusia perlu memberikan perlakuan yang menyenangkan, menghargai, menghormati, dan mencintai kepada sesama manusia. Karena itulah humanis yang sejatinya.

Tulisan ini diperuntukkan untuk saya pribadi selaku manusia yang sangat tidak luput dari kekhilafan, pendosa, pembenci dan masih kesulitan menerapkan nilai “damai” pada diri sendiri dan orang lain.

Juga, tulisan ini diperuntukkan kepada siapapun yang potensial untuk membacanya. Pada hakikatnya, tidak lain niat saya adalah menebar manfaat kepada orang-orang.

Tulisan ini berfungsi sebagai pengingat bahwa saya pernah bergairah dalam menebar perdamaian.

Nama saya Adrian Wijaya, saya mahasiswa semester 6 di Universitas Muslim Indonesia Makassar. Saya bagian dari office Peace Generation Makassar. Saya menduduki jabatan Kajian dan Advokasi.

12 NDP memuat nilai-nilai yang sangat humanis. Menjadikan kita kuat, dewasa serta tolelir. Nilai dasar perdamaian diawali dengan nilai “Memahami Diri Sendiri” dan diakhiri dengan “Memaafkan dan Mengakui Kesalahan.”

Kita sebagai manusia perlu memahami keseluruhan dari poin 12 NDP tersebut. Pertama sebagai perisai untuk diri sendiri. Membuat kita dewasa dalam menanggapi hal-hal yang berasal dari eksternal kita.

Misalnya dogma, doktrin dan obsesi-obsesi lainnya yang bisa mempengaruhi kehidupan kita. Selain itu, menjadikan kita sosok yang mengenali dirinya sendiri.

Sudah sangat banyak statement yang dikemukakan oleh para pendahulu-pendahulu dalam menebar kebaikan bahwa ketahuilah dirimu terlebih dahulu sebelum mengetahui orang-orang disekitarmu.

Memahami diri dan memaafkan juga merupakan bagian dari perintah agama. Salah satunya yakni agama Islam yang di dalamnya terdapat sebuah hadist “Semakin engkau mengenali dirimu maka semakin engkau mengenali Tuhanmu”.

Hari ini, kebiasaan buruk yang ada dalam diri saya perlahan pergi. Setiap saya melakukan pendalaman terhadap 12 NDP, disaat itu pula kebiasaan buruk seperti berprasangka dan pendendam perlahan meninggalkan diri saya.

Saya secara pribadi menganggap bahwa memahami 12 NDP adalah sebuah kebutuhan bagi manusia yang ingin menjadi humanis.

Untuk itu, mari tumbuhkan kesadaran dalam diri bahwa mehahami nilai-nilai dasar perdamaian adalah sangat penting. Ilmu tersebut terbilang minimal bagi yang ingin menjalani hidupnya dengan aman dan tenang.

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat untuk kita semua, khususnya kita bisa menjadi manusia yang mudah memaafkan.

Daftar untuk mendapatkan info & promosi menarik!