2. Menerapkan Active Learning dengan Alur TANDUR

TUMBUHKAN MINAT

Jangan langsung masuk ke materi, karena tanpa adanya minat siswa, materi tidak akan bisa dicerna. Mengajarkan materi kepada yang tidak minat seperti mengucurkan air ke dalam botol yang masih tertutup. Bantu siswa untuk membuka hati, mata dan telinganya agar pelajaran yang akan dipelajari bisa meresap. Proses penumbuhan minat bisa dengan menyapa, membuat yel, energizer, tebak- tebakan, mereview pelajaran sebelumnya dll. Tetapi harap diperhatikan agar tahap ini singkat tapi efektif. Jangan sampai terlalu lama dan bertele-tele sehingga justru menghabiskan energy siswa, dan malah kehabisan energy saat masuk ke materi inti.

ALAMI PROSESNYA

Melalui aktivitas pemanasan, simulasi atau pengamatan langsung, ajak siswa untuk mengalami secara langsung pesan yang akan disampaikan. Bantu mereka menemukan pelajaran melalui pengalaman langsung.

NAMAI INTI PELAJARANNYA

Temukan dan gali poin-poin inti pelajaran sebagai penguatan dari tahap sebelumnya.

DEMONSTRASIKAN DENGAN CONTOH KONKRET

Bantu siswa untuk lebih memahami inti pelajaran dengan melihat contoh konret baik sosok yang mewakili inti pelajaran, kejadian peristiwa atau cerita.

ULANGI UNTUK MEMPERKUAT PEMAHAMAN

Lakukan evaluasi atau feedback untuk mengetahui sejauh mana inti pelajaran dapat dipahami oleh siswa.

RAYAKAN, SYUKURI ATAS SEMUA PROSES YANG TELAH DILEWATI

Buat yel, lagu, doa atau aktivitas lain yang mengajak siswa untuk menghargai semua proses yang telah dilalui.