Pelatihan PeaceGenKids di Kelurahan Babakan Sari

PeaceGen Kids kembali bekerja sama dengan program SITI menyelenggarakan pelatihan di Kelurahan Babakan Sari, 9-10 Maret 2020, dalam rangka mencegah terjadinya perilaku kekerasan ekstremisme di lingkungan anak-anak PAUD. Jumlah peserta atau guru yang mengikuti pelatihan sebanyak 13 orang yang berasal dari Pos PAUD Anggrek, PAUD Nurul Iman, PAUD Mekarsari, PAUD Mentari, PAUD Melati, PAUD Mawar Mekar, PAUD Lokatmala, dan PAUD Ar-Rodiyah.

Peserta melalukan tahap Demonstrasi dari TANDUR dengan bergerak, lagu dan membuat kriya

Guru-guru PAUD dibimbing oleh fasilitator dan co-fasilitator PeaceGenKids untuk menjadi Agent of Peace sekaligus fasilitator dalam menyampaikan nilai-nilai perdamaian. Untuk mengimplementasikan nilai-nilai perdamaian itu, fasilitator dan co-fasilitator memberikan materi PeaceGen Kids dan metode TANDUR terlebih dahulu yang disusun secara holistik. Penyusunan materi secara holistik ini berfungsi untuk pengembangan sosial, kognitif, dan fisik yang sesuai dengan tahap perkembangan anak.

 

 

Kegiatan Demonstrasi dari TANDUR dengan bergerak. Ibu-Ibu sedang lomba jalan dengan botol.

Dalam training PeaceGen Kids, guru-guru diharapkan mampu menyampaikan nilai-nilai perdamaian kepada anak-anak bukan dengan cara diajarkan, namun dengan proses anak-anak yang mampu menemukan dan memahami. Selain itu, melalui metode TANDUR harapannya guru-guru dapat memunculkan minat anak sebelum pembelajaran dimulai hingga mengapresiasi usaha belajar anak.

 

 

 

Simulasi Mengajar PeaceGen Kids

Kegiatan simulasi atau praktik mengajar PGKids

Guru-guru PAUD yang telah menerima dan memahami materi PeaceGenKids dan metode TANDUR selanjutnya melakukan simulasi mengajar PeaceGen Kids. Simulasi ini menggunakan buku cerita PeaceGenKids dan barang bekas yang telah dibersihkan untuk membuat kriya atau kerajinan. Selain itu, guru-guru mempersiapkan lagu-lagu daerah untuk diperkenalkan kepada anak-anak.

Dalam melaksanakan simulasi PeaceGenKids, peserta atau guru-guru dibagi ke dalam empat kelompok yang terdiri dari dua belas orang. Ketika satu kelompok sedang simulasi, guru-guru yang lainnya berperan sebagai anak-anak PAUD, kemudian memberikan saran dan kritik atas penampilan simulasi tersebut. Fasilitator pun berperan memberikan feedback berupa saran dan komentar mengenai penampilan simulasi guru-guru.

Membuat karya kapal dari cerita buku cerita “Bintang untuk Persahabatan”

Diakhir pelatihan guru-guru menyampaikan testimoni bahwa pelatihan PeaceGen Kids menyenangkan. Menurut mereka pelatihan PeaceGen Kids memberikan banyak manfaat, salah satunya cara memunculkan kreativitas anak-anak dalam membuat kriya. Metode TANDUR pun merupakan hal yang baru guru-guru temui dalam menumbuhkan minat anak-anak dalam proses belajar mengajar. Untuk rencana tindak lanjut, guru-guru akan mengimplementasikan pelatihan PeaceGen Kids saat mengajar di kelas.

 

 

Penulis: Mela Rusnika