SITI II

Mitra Program
Foto: Simulasi alur manajemen kasus pada kegiatan pelatihan tim kelurahan di Babakan Sari

Meningkatkan peran strategis masyarakat di dua kelurahan dalam Sistem Deteksi Dini (SITI) Ekstremisme Berbasis Kekerasan.

” Adanya Sistem Deteksi Dini (SITI) tidak bingung-bingung untuk menyelesaikan masalah, dan alhamdulillah bisa membedakan, masalah apa yang bisa diselesaikan dengan Tim Deteksi Dini (SITI), dan yang harus dilaporkan ke pihak berwajib menambah wawasan bagi kami dan mempermudah mengatasi bilamana ada masalah. Dengan adanya Sistem Deteksi Dini (SITI) ini, tidak bingung untuk menyelesaikan masalah dan alhamdulillah bisa membedakan masalah apa yang bisa diselesaikan dengan Tim Deteksi Dini (SITI) dan yang harus dilaporkan ke pihak berwajib” (Iis Sumarni, Wakil Koordinator Tim Kelurahan Pasirbiru).

Sejumlah penangkapan terduga kasus terorisme di berbagai wilayah tidak jarang membuat warga di sekitar lokasi penangkapan merasa terkejut. Warga merasa kaget dan tidak menyangka ada terduga pelaku terorisme di dekatnya. Sistem Deteksi Dini mengajak masyarakat untuk dapat mengenal dan mendeteksi tanda-tanda peringatan dini sehingga tanda peringatan dini tersebut tidak berkembang menjadi ekstremisme berbasis kekerasan.

Peristiwa munculnya keterlibatan perempuan dalam ekstremisme kekerasan sebagai pengebom bunuh diri, perekrut, penyandang dana, atau berbagai jenis peran lainnya dalam kelompok menunjukkan bahwa ekstremisme kekerasan sudah bukan lagi ranah aksi kaum laki-laki.

Hal ini salah satunya disebabkan karena tidak adanya sistem pencegahan ekstremisme kekerasan yang mumpuni dan mengakar di masyarakat.

Untuk menjawab tantangan itu, PeaceGen bersama C-SAVE menginisiasi program SITI II untuk meningkatkan daya tangkal dan kekebalan terhadap rekrutmen paham ekstremisme dan rekatnya kohesi sosial masyarakat basis komunitas.

Saat ini SITI II sedang berjalan di dua kelurahan, Pasirbiru dan Babakan Sari. Program ini menggunakan metode pendampingan selama tiga belas bulan yang melibatkan masyarakat akar rumput termasuk di keluarga, komunitas di desa, dan tokoh masyarakat.

Daftar untuk mendapatkan info & promosi menarik!