Peace Sociopreneur Academy (PSA)

Partner

Ringkasan Program

Peace Sociopreneur Academy (PSA) merupakan program yang diinisiasi oleh PeaceGeneration Indonesia sebagai wadah bagi 7 komunitas muslim dari mazhab yang beragam untuk berinteraksi guna mewujudkan harmoni di tengah keberagaman. 

Tujuan Program 

Dialog antar agama menjadi salah satu strategi PeaceGeneration Indonesia dalam membantu komunitas muslim untuk saling mengetahui, menghargai, dan memahami keberagamaan dari suatu kepercayaan. 

Melalui program Peace Sociopreneur Academy (PSA), PeaceGeneration Indonesia membuka ruang dialog untuk komunitas muslim termasuk generasi muda dengan cara membuat karya bersama dalam membangun ketahanan komunitas terhadap intoleransi, radikalisme, dan ekstremisme kekerasan menggunakan framework Social bonding, Social bridging, dan Social linking

Latar Belakang Program 

Harmoni di tengah masyarakat beragam, termasuk keberagaman di lingkup internal menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia sebagai negara dengan umat muslim terbanyak di dunia. 

Kasus intoleransi masih banyak ditemukan di ranah internal, seperti kasus sulitnya penanganan kasus dan rekonsiliasi Syiah-Sunni di Sampang, pembubaran kegiatan bedah buku Haqiqatul Wahyi di Masjid Mubarak, aksi pembubaran kegiatan Jalsah Salanah (Pertemuan Tahunan) JAI di Gowa , dan diskriminasi terhadap akses politik dan penyegelan masjid. 

Dengan adanya kasus intoleransi tersebut. Maka, PeaceGeneration Indonesia bergerak membuat program Peace Sociopreneur Academy (PSA) dengan menciptakan ruang dialog antar umat muslim dari berbagai mazhab agar terciptanya harmoni di tengah-tengah masyarakat beragam. 

Program Detail

Peace Sociopreneur Academy (PSA) merupakan program yang diselenggarakan oleh PeaceGeneration Indonesia sebagai bentuk kerjasama dengan CONVEY Indonesia, PPIM UIN Jakarta, dan UNDP untuk merespons atas banyaknya kecurigaan dan prasangka antar masyarakat beragam di ranah internal. 

Pelaksanaan Program

Peace Sociopreneur Academy (PSA) ini diselenggarakan selama 4 bulan dari Oktober 2020 - Februari 2021. Program ini melibatkan 7 fasilitator yang mendampingi 32 peserta dalam membuat karya, berupa podcast, mini lessons, musik, video series, video dokumenter, dan board game dalam rangka mencari solusi dari permasalahan isu sosial dan isu lingkungan.  

Tim Program 

  • Wawan Gunawan (Project Coordinator)

  • Mela Rusnika (Project Assistant)

  • Faza Rahim (Digital Media Officer)

Timeline Program 

Program Peace Sociopreneur Academy (PSA) dimulai pada 20 Oktober 2021 dan berakhir pada 19 Februari 2021. 

Hasil Program 

Berdasarkan data yang kami peroleh berdasarkan pengukuran terhadap 2 variabel, yaitu identification dan psychological kinship terjadi perubahan yang signifikan terhadap peserta pada level identifikasi sesama muslim menjadi lebih tinggi secara signifikansi dibandingkan dengan identifikasi sesama anggota kelompoknya. Data menunjukkan 0,002 < 0,05 yang artinya adalah terjadinya perubahan bermakna. 

Para peserta juga merasa puas dengan rangkaian kegiatan PSA dengan memberikan nilai 8,9 dari skala 1 - 10 dan merasa puas dengan kerja sama tim dengan memberikan nilai 8,4 dari skala 1 - 10. 

Kami juga mendapatkan umpan balik yang positif mengenai program Peace Sociopreneur Academy (PSA) dari perwakilan pemerintah, seperti pada kutipan berikut: 

“Dari awal saya perhatikan kegiatan PeaceGen ini luar biasa, saya sangat mengapresiasi, karena semua yang hadir di sini adalah para generasi muda muslim yang terdiri dari berbagai macam komunitas baik itu dari Ahmadiyah, Muhammadiyah, NU, Persis, JAI, Ijabi, dan ABI. Dan ternyata mereka diberikan suatu edukasi untuk saling silaturahmi bagaimana meningkatkan perdamaian dengan pendekatan yang kekinian tidak terlepas latar belakang mereka dari mana dengan berkolaborasi membuat video, boardgame, podcast, ataupun media edukasi lainnya. Ini dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di tengah masyarakat, baik itu isu lingkungan hidup atau sosial dan ini sangat luar biasa,” ungkap Bambang Sukandi (Ketua Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bandung).

Penerima Manfaat 

Pada penyelenggaraan program Peace Sociopreneur Academy (PSA) ini, total penerima manfaat itu sebanyak 32 orang generasi muda yang merupakan perwakilan dari NU, Muhammadiyah, Persis, Syiah, Ahmadiyah, Pemuda Hijrah, Eks HTI, Tarekat, Jamaah tabligh, dan non-affiliate. 

Kesimpulan 

Program Peace Sociopreneur Academy (PSA) menjadi ruang dialog bagi para komunitas muslim untuk saling berteman, memaknai perbedaan, dan memahami betapa pentingnya dialog antar agama guna menghilangkan prasangka dari dalam diri terhadap keberagaman.

Tempat 

  • Bandung

Tanggal Mulai

20 Jan 2020

Tanggal Akhir

19 Feb 2021

Milestones
  • Project Design
  • Curriculum Development
  • Measurement Instrument Development
  • Participant Selection
  • Induction Workshop
  • Mentoring
  • Media Development
  • Media Activation
  • Final Reflection
  • Final Report
Bagikan

Baca Cerita Program Terkait