150+ Guru Menjadi Agen Perubahan untuk Mewujudkan Sekolah Aman Digital bersama PeaceGen

PeaceGen.Id - Memasuki awal tahun 2026, tantangan dunia pendidikan di Indonesia semakin nyata. Pertumbuhan digital yang pesat membantu kita untuk lebih mudah mengakses pembelajaran, namun di sisi lain, ancaman keamanan digital kian nyata. Berdasarkan data, hampir 48,2% remaja mengalami perundungan berbasis digital (cyberbullying), ditambah lagi maraknya kasus kebocoran data dan ancaman penipuan online.

Merespons masalah ini, PeaceGen Academy berinisiatif membersamai para guru untuk menciptakan sekolah aman digital melalui  Webinar Literasi Digital berjudul "Resolusi 2026: Penguatan Peran Guru Menuju Digital Safe School". Lebih dari 150 guru dari berbagai daerah telah bergabung menjadi agen perubahan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman di ruang digital.

PeaceGen membersamai para guru untuk bersama-sama menciptakan sekolah aman digital dengan metode ARKA. Kegiatan diawali dengan games "Romi Remuk". Melalui games ini, para guru bisa merasakan langsung bagaimana dampak psikologis bullying terhadap anak-anak. Pengalaman ini membantu meningkatkan sisi emosional dan empati para guru dalam menanggapi dan menyusun kebijakan keamanan digital di sekolah.

Mengapa Guru Perlu Memperkuat Keamanan Digital di Sekolah?

Selama ini, banyak pihak yang masih rentan menghadapi risiko digital. Salah satunya warga sekolah seperti siswa yang seringkali diminimalisir untuk menggunakan gadget. Namun, Pak Fikri menekankan satu hal penting dalam webinar ini:

Baca juga: Peace & Healing untuk Anak-anak Korban Banjir Bandang di Pidie Jaya: Memulihkan Trauma, Menjaga Masa Depan Generasi

"Otak remaja belum matang dalam mengatur impuls dan emosi, sementara media sosial dirancang untuk menarik perhatian terus-menerus. Karena itu, melarang saja tidak cukup. Kita perlu membantu siswa mengelola relasi dengan gadget, bukan sekadar menjauhkannya."

Untuk memahami pola ancaman digital di sekolah melalui pendekatan experiential learning, para guru diberikan pengetahuan dan keterampilan praktis untuk:

  1. Mengenali Pola Interaksi: Bagaimana siswa berinteraksi di media sosial dan mengidentifikasi bibit cyberbullying.

  2. Menangani Kasus dari Akarnya: Menemukan pola perilaku siswa untuk mengatasi masalah digital dari akarnya.

  3. Proteksi Praktis: Langkah teknis untuk melindungi data pribadi, mulai dari enkripsi password hingga verifikasi dua langkah.

Bagaimana Dampak yang Dirasakan Para Guru dalam Webinar Ini?

"Biasanya webinar literasi itu terlalu serius, tapi di PeaceGen ada permainan dan kasus yang diangkat secara menarik. Ini membantu saya memperkuat peran sebagai guru dan operator sekolah di lingkungan pesantren." Rega Nugraha (Guru Informatika MA Swasta Al Mutawalli)

[foto] 

Baca juga: Webinar Literasi Digital: Resolusi 2026: Penguatan Peran Guru Menuju Digital Safe School

"Ilmu ini tidak berhenti di saya. Saya akan melakukan diseminasi kepada rekan-rekan guru lainnya agar kami semua memiliki tingkat kewaspadaan yang sama."

-Bu Ega Wiwit Fitriani (Guru BK SMPN 39 Bandung)

Selanjutnya, PeaceGen Berupaya Terus Membangun Digital Safe School Bersama-Sama!

“Hiduplah untuk hari ini! Sebab keamanan digital kita di masa depan ditentukan oleh langkah bijak kita hari ini.” Annisa Fitria, Senior Learning Officer PeaceGeneration Indonesia

150+ Bapak/Ibu guru telah mendapatkan pengetahuan dan keterampilan praktis untuk menjaga keamanan diri dan lingkungan sekolah di dunia digital.

Para guru dibekali inspirasi teknis, kebijakan, dan budaya sekolah untuk membangun sekolah aman digital. Langkah bijak yang diambil para guru hari ini diharapkan mampu menjembatani keamanan sekolah, guru, dan siswa selanjutnya.

Harapannya, PeaceGen dan Bapak/Ibu guru mampu terus bersama-sama berkolaborasi dalam membangun lingkungan sekolah yang aman digital.

Baca juga: Cross-Country Learning JISRA: Menghidupkan Nilai Kemanusiaan Melalui Sejarah dan Budaya

Follow instagram @peacegenid dan @peacegen.academy untuk informasi event pengembangan kapasitas guru lainnya!



Bagikan